Awal terjadinya desa adalah
terdiri dari beberapa fase yaitu :
Depati
Singo dilago adalah dikenal seorang raja yang berasal dari tanjung
jabung, berangkat menelusuri sungai batang hari dan sungai mesumai dan rajo
dari minang kabau yang samo samo menelusuri sungai kemudian berhenti di suatu
tempat, sebagai simbol dari tempat pertemuan kedua rajo tersebut dan disekitar
pertemuan ada sebatang pohon durian yang besar, dengan kesepakatan kedua rajo
tersebut menakuk pohon durian tersebut dengan masing-masing pedangnya, maka
sejak hal tersebut di populerkanlah dengan nama “Durian Betakuk Rajo”
